Langsung ke konten utama

Postingan

7.Revolusi industri 4.0

Revolusi industri 4.0    Dalam era yang semakin berkembang ini akan muncul beberapa perkembangan revolusi industri yang semakin canggih yaitu Revolusi industri 4.0. Revolusi industri 4.0 yang menerapkan teknologi informasi telah benyak mengubah model bisnis dan perilaku masyarakat di dunia, termasuk di Indonesia. Hal ini pun diharapkan dapat diterapkan dalam dunia pendidikan, terutama pendidikan tinggi.saat ini pendidikan tinggi bergeser pada peningkatan mutu yang berbasis pada sistem online . Hal ini pun kemudian juga diterapkan dalam sistem pembelajaran sehingga dapat berperan dalam peningkatan kualitas pendidikan. Indonesia melalui Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti), mengundang Perguruan Tinggi terbaik di dunia untuk bekerja sama dalam meningkatkan mutu Institusi Pendidikan Tinggi di Indonesia, mempersiapkan oritentasi dan literasi baru dalam bidang pendidikan tinggi, terutama yang sangat terkait erat dengan persiapan sumbe...
Postingan terbaru

6. presentasi E- learning

E- learning  E-learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Berikut beberapa pengertian E-learning dari berbagai sumber: Pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung proses pembelajaran (Michael, 2013:27).  Proses pembelajaran jarak jauh dengan menggabungkan prinsip-prinsip dalam proses pembelajaran dengan teknologi (Chandrawati, 2010). Sistem pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk proses belajar mengajar yang dilaksanakan tanpa harus bertatap muka secara langsung antara guru dengan siswa (Ardiansyah, 2013). Karakteristik E-learning Menurut Rosenberg (2001) karakteristik E-learning bersifat jaringan, yang membuatnya mampu memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan kembali, mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi. Karakteristik E-learning menurut Nursalam (2008:135) adalah: ...

5. presentasi multimedia pembelajaran

 Multimedia pembelajaran Multimedia adalah media yang menggabungkan dua unsur atau lebih media yang terdiri dari teks, grafik, gambar, foto, audio, dan animasi secara terintegrasi. Multimedia terbagi menjadi dua kategori, yaitu: multimedia linear, dan multimedia interaktif. Multimedia linear adalah suatu multimedia yang tidak dilengkapi dengan alat pengontrol apapun yang dapat dioperasikan oleh pengguna. Multimedia ini berjalan sekuensial (berurutan), contohnya TV dan film. Multimedia interaktif adalah suatu multimedia yang dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna, sehingga pengguna dapat memilih apa yang dikehendaki untuk proses selanjutnya. Contoh multimedia interaktif adalah: multimedia pembelajaran interaktif, aplikasi game dll. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa multimedia pembelajaran dapat diartikan sebagai aplikasi multimedia yang digunakan dalam proses pembelajaran, dengan kata lain untuk menyalurkan pesan (pen...

Pengembangan e -learning dalam pembelajaran kimia

Pengembangan e- learning dalam pembelajaran kimia   E-learning adalah sebuah proses pembelajaran yang berbasis elektronik. Salah satu media yang digunakan adalah jaringan komputer. Dengan dikembangkannya di jaringan komputer memungkinkan untuk dikembangkan dalam bentuk berbasis web, sehingga kemudian dikembangkan ke jaringan komputer yang lebih luas yaitu internet. Penyajian e-learning berbasis web ini bisa menjadi lebih interaktif. Sistem e-learning ini tidak memiliki batasan akses, inilah yang memungkinkan perkuliahan bisa dilakukan lebih banyak waktu (Nugroho, 2007). E-learning ini sendiri mempunyai beberapa karakteristik seperti yang telah dikemukakan oleh Suyanto (2005) mengemukakan 4 karakteristik e-learning yang terdiri dari: Memanfaatkan jasa teknologi elektronik, dimana pengajar dan peserta didik, peserta didik dan peserta didik, ataupun pengajar dan sesama pengajar dapat berkomunikasi dengan relatif mudah tanpa dibatasi oleh...

Teori Pemprosesan Informasi menurut gagne dan atkinson

Teori Pemprosesan Informasi menurut gagne dan atkinson    Dalam suatu kegiatan belajar, seseorang menerima informasi dan kemudian mengolah informasi tersebut di dalam memori. Atkinson dan Shiffrin (1968) mengajukan suatu teori atau model tentang pemrosesan informasi dalam memori manusia yang menyatakan bahwa informasi diproses dan disimpan dalam 3 (tiga) tahapan, yaitu Sensory Memory , Short-term Memory , dan Long-term Memory (Huit, 2003; Flavell, 1985; Woolfolk, 2004; Gagne, 1985). Model pemrosesan informasi Atkinson dan Shiffrin ini dapat digambarkan dengan diagram sebagai berikut .                           Gambar Model pemrosesan informasi Sensory Memory (SM) Informasi masuk ke dalam sistem pengolah informasi manusia melalui berbagai saluran sesuai dengan inderanya. Sistem persepsi bekerja pada informasi ini untuk menciptakan...

Prinsip dasar multimedia pembelajaran

  Prinsip Dasar Multimedia Pembelajaran Menurut Mayer dan Moreno (2003), prinsip-prinsip ini adalah praktek-praktek terbaik untuk mengurangi beban kognitif siswa - ketika tuntutan pengolahan melebihi kemampuan pemrosesan mereka. Dengan kata lain, strategi ini dapat digunakan ketika penggunaan kata-kata, gambar, dan media dalam pembelajatan online lebih merangsang dan menghambat pembelajaran. M enggunakan 12 Prinsip Mayer dalam Kelas Apakah Anda mengajar TK atau di pendidikan tinggi, apakah di kelas fisik atau pada platform online, maka penting untuk menerapkan 12 prinsip Mayer ketika bekerja di lingkungan belajar digital dengan siswa Anda. Berikut adalah cara untuk menggunakan prinsip-prinsip ini di dalam kelas Anda: 1. Prinsip Koheren Siswa belajar terbaik ketika kata-kata asing, gambar, dan media dieliminasi. Ketika membuat pembelajaran online atau presentasi, pastikan untuk membatasi layar Anda hanya dengan informasi penting saja....

landasan teoritis multimedia pembelajaran

A. Pengertian Multimedia pembelajaran Media pembelajaran intinya ialah sebuah sarana agar dapat menyampaikan sebuah makna , dari sarana tersebut akan menimbulkan sebuah konsep dan konsep tersebut mampu dibangun oleh penerima  media. Multimedia pembelajaran Multimedia pembelajaran  merupakan media yang menggabungkan dua unsur atau lebih media yang terdiri dari teks, grafi,gambar,, foto, audio, animasi, secara terintegrasi. B. Landasan Penggunaan Media Menurut Piaget dalam Slameto (2010: 13) menyampaikan bahwa ada tiga tahap perkembangan mental anak, yaitu: 1) berfikir secara intuitif + 4 tahun, 2) beroprasi secara kongkrit + 7 tahun, 3) beroprasi secara formal + 11 tahun. Proses pembelajaran di lingkungan belajar siswa harus disesuaikan dengan tahap perkembangan siswa. Anak usia sekolah dasar umumnya berada pada tahap perkembangan mental beroprasi secara kongkrit. Oleh sebab itu pada pembelajarana di sekolah dasar guru harus memberikan kondisi pembelajaran yan...